Pada masa kolonial, tepatnya di masa Hindia Belanda, pemerintah Belanda menyadari pentingnya komunikasi yang terstruktur. Oleh karena itu, mereka mendirikan “Dienst van het Postwezen”. Institusi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perposan di Nusantara. Dengan didirikannya lembaga ini, pengiriman surat dan paket mulai lebih terorganisir, meninggalkan metode kuno yang mengandalkan kurir-kurir tradisional.
Sistem yang diterapkan oleh Dienst van het Postwezen ini jauh lebih maju dibandingkan era sebelumnya. Mereka mulai memperkenalkan pencatatan untuk setiap surat dan paket yang dikirim. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kehilangan dan memudahkan pelacakan. Meskipun demikian, pencatatan ini masih bersifat manual dan sangat sederhana, belum menggunakan teknologi canggih.
Meskipun sudah ada pencatatan, sistem kode resi seperti yang kita kenal sekarang belum ada. Pencatatan ini lebih berfungsi sebagai buku besar untuk merekam arus pengiriman. Setiap item yang dikirim dicatat secara berurutan, tetapi tidak ada nomor unik yang bisa digunakan oleh pengirim atau penerima untuk melacak secara independen. Ini adalah salah satu keterbatasan utama sistem pada masa Hindia Belanda.
Pencatatan manual ini, meskipun sederhana, merupakan langkah maju yang signifikan. Dengan adanya catatan, pemerintah dapat memantau volume surat dan paket yang beredar, serta memastikan setiap pengiriman sampai ke tujuan. Sistem ini juga membantu dalam menghitung biaya pengiriman berdasarkan berat dan jarak, menjadikan layanan pos lebih profesional.
Pada masa Hindia Belanda, pos menjadi salah satu alat vital untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang jauh dan terpencil. Ini sangat penting untuk kepentingan administrasi kolonial, perdagangan, dan komunikasi pribadi antara penduduk Belanda dan pribumi yang terpelajar. Jaringan pos mulai dibangun, menghubungkan kota-kota besar hingga daerah pedalaman.
Pembangunan infrastruktur pos pada masa Hindia Belanda juga melibatkan pembangunan kantor pos di berbagai kota. Kantor-kantor ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengiriman, tetapi juga menjadi pusat informasi dan komunikasi. Mereka menjadi simbol modernisasi dan efisiensi yang dibawa oleh pemerintah kolonial.
Meskipun sistem pos pada masa ini masih jauh dari sempurna, fondasi yang diletakkan oleh Dienst van het Postwezen sangat penting. Sistem pencatatan, meskipun manual, menjadi cikal bakal dari sistem pelacakan modern. Warisan ini menunjukkan bagaimana teknologi dan metode baru secara bertahap menggantikan tradisi kuno dalam bidang komunikasi