Dinas kelautan dan perikanan membangun fasilitas lantai penjemuran semen seluas ribuan meter persegi khusus bagi para petani pembudidaya tanaman laut di pesisir. Penyediaan rumput laut bisappu bertujuan untuk menggantikan metode penjemuran tradisional di atas tanah atau pinggir jalan yang rentan terkontaminasi oleh pasir dan debu jalanan. Langkah infrastruktur ini sangat krusial guna meningkatkan kualitas mutu kekeringan dan kebersihan rumput laut agar memenuhi standar kualifikasi pabrik pengolahan ekspor. Dengan lantai jemur yang bersih, nilai jual komoditas rumput laut kering petani dapat meningkat secara drastis.
Fasilitas lantai jemur beton pada area rumput laut bisappu dilengkapi dengan jaring peneduh darurat dan saluran pembuangan air yang dirancang khusus untuk membuang sisa air laut dengan cepat. Para petani rumput laut kini dapat menggelar hasil panen mereka secara merata di atas hamparan semen bersih yang bebas dari kotoran hewan dan sampah. Proses pengeringan matahari kini berlangsung jauh lebih cepat dan higienis, sehingga warna alami dan kandungan karaginan rumput laut tetap terjaga secara sempurna. Kebijakan ini menjadi solusi atas permasalahan rendahnya harga jual rumput laut akibat kotor.
Pemanfaatan sarana penjemuran higienis rumput laut bisappu terbukti berhasil mengangkat harga patokan rumput laut kering buatan petani lokal di tingkat pedagang pengumpul. Pabrik-pabrik pengolah rumput laut skala besar kini bersaing membeli hasil panen dari wilayah ini karena tingkat kebersihan barang yang terjamin tanpa campuran pasir. Efisiensi waktu penjemuran yang makin singkat juga memungkinkan petani untuk meningkatkan frekuensi pemanenan rumput laut di laut. Kesejahteraan hidup para keluarga pembudidaya rumput laut di kawasan pesisir kini bertumbuh pesat.
Para petani rumput laut mengaku sangat terbantu dengan hadirnya fasilitas lantai penjemuran bersama yang dibangun oleh pemerintah daerah tersebut. Mereka tidak lagi harus menyewa lahan kosong atau menggunakan bahu jalan raya yang membahayakan keselamatan lalu lintas saat musim panen tiba. Kelompok tani dibentuk untuk mengelola jadwal penggunaan lantai jemur agar seluruh anggota mendapatkan jatah kapasitas secara adil dan teratur. Perawatan rutin kebersihan permukaan semen penjemuran dilakukan bersama secara gotong royong setiap selesai proses penjemuran.
Diharapkan penyediaan fasilitas pendukung pengolahan pascapanen ini dapat terus ditingkatkan hingga mencakup penyediaan mesin pengering otomatis untuk antisipasi musim hujan. Pemerintah daerah berjanji akan terus mendampingi para petani rumput laut dalam mendapatkan sertifikasi mutu dan akses kemitraan langsung dengan industri pengolahan nasional. Potensi bahari daerah yang dikelola secara modern menjadi kunci utama kemajuan ekonomi masyarakat pesisir pantai. Sektor budidaya rumput laut kini tampil sebagai komoditas ekspor unggulan daerah yang sangat tangguh.