Pengembangan metode pengolahan garam di kawasan pesisir Kabupaten Bantaeng kini memanfaatkan teknologi geomembran guna meningkatkan kebersihan serta kualitas kristal garam hasil panen. Penggunaan alas plastik hitam berketebalan khusus ini mencegah air laut bercampur langsung dengan tanah tambak selama proses penguapan matahari berlangsung. Hasilnya, kristal garam yang terproduksi memiliki warna putih bersih serta kadar natrium klorida yang jauh lebih tinggi sesuai standar industri. Inovasi sederhana ini berhasil meningkatkan harga jual produk garam lokal secara signifikan di tingkat pembeli atau pengumpul.
Proses alur pengairan air laut menuju petak-petak penampungan harus teratur secara cermat berdasarkan tingkat kepekatan kadar garam yang terukur menggunakan alat khusus. Petani garam diajarkan teknik mengukur kepekatan air agar proses kristalisasi dapat terjadi secara sempurna dalam waktu penguapan yang jauh lebih singkat. Pengeringan kristal garam terlaksana secara alami menggunakan sinar matahari langsung dengan bantuan embusan angin pantai yang kencang harian. Pengawasan intensif selama proses penguapan menjadi kunci sukses dalam mengamalkan teknik pembuatan garam ber kualitas tinggi di pesisir.
Setelah proses pemanenan selesai, garam kristal dikumpulkan di gudang penyimpanan yang terbebas dari kelembapan tinggi demi menjaga kualitas kadar air tetap rendah. Garam hasil panen tersebut kemudian melalui proses iodisasi sederhana sebelum dikemas ke dalam wadah plastik yang rapi dan siap edar. Kehadiran fasilitas mesin pencuci garam di pusat pengolahan membantu menghilangkan sisa kotoran halus yang masih menempel pada kristal garam panen. Produk akhir yang bersih ini kini mampu memenuhi kebutuhan garam konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan ikan.
Modernisasi sistem pengolahan garam ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui penyaluran bantuan terpal geomembran serta pembangunan gudang penyerapan garam rakyat. Koperasi petani garam dibentuk untuk mengelola pemasaran bersama agar harga jual tidak dimainkan oleh para tengkulak yang merugikan warga. Kemitraan dengan industri skala besar mulai terjalin secara resmi demi menjamin kepastian penyerapan seluruh hasil panen garam warga pesisir Bantaeng. Peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir kini mulai terwujud nyata berkat kemajuan teknologi pertambakan garam ini.
Pelatihan manajemen usaha dan diversifikasi produk garam mandi atau garam kesehatan mulai diperkenalkan kepada kelompok wanita pesisir demi menambah sumber pendapatan keluarga. Semangat petani dalam mengadopsi teknologi tepat guna ini menjadi bukti bahwa sektor tradisional mampu bertransformasi menjadi bisnis modern yang efisien. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga garam nasional guna melindungi keberlangsungan usaha para pembuat garam lokal di daerah. Melalui penerapan teknik pengolahan garam yang mutakhir, Bantaeng siap menjadi salah satu pusat penghasil garam berkualitas unggul di Sulawesi Selatan.